Wednesday, August 7, 2013

Idul Fitri 1 Syawal 1434 Hijriah




Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1434 Hijriyah pada tahun ini jatuh pada hari Kamis, 7 Agustus 2013. Pada pukul 11.30 Bapak Duta Besar Arif Havas Oegroseno dan Ibu Sartika Oegroseno berkenan menerima seluruh keluarga besar KBRI Brussel dan masyarakat Indonesia di Belgia dalam acara open house Hari Raya di Wisma Indonesia. Beraneka ragam hidangan khas Indonesia disajikan pada acara open house kali ini. Tak lupa acara hiburan masyarakat bernyanyi dengan iringan musik semakin menambah semarak acara pada hari yang fitri tersebut. "MINAL AIZIN WAL FAIZIN, MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN"




Thursday, June 13, 2013

TOUCH OF INDONESIA


TOUCH OF INDONESIA
KBRI BRUSSEL, 13 JUNI 2013

Dalam rangka ikut mempromosikan keanekaragaman seni  tekstil Indonesia, pada tanggal 13 Juni 2013, DWP KBRI Brussel bekerja sama dengan Pensosbud, Atase Perdagangan dan Perindustrian mengadakan acara pameran dan peragaan busana yang terbuat dari aneka tenun dan kain songket tradisional dari beberapa daerah di Indonesia yang bertema  “Touch of Indonesia”, yang dibuka oleh Dubes RI untuk Belgia, Bapak Arif Havas Oegroseno. Pengagas acara ini adalah Ibu Sartika Oegroseno yang juga didukung pula oleh Anick seorang desainer Belgia yang memfokuskan mendesain busana yang terbuat dari batik dengan model dan pasar khusus di Eropa dan busana hasil karyanya pada acara inipun diperagakan pula oleh perawagati setempat.
Untuk acara kali ini, DWP KBRI Brussel mengundang anggota dari dua organisasi perempuan di Belgia yang cukup besar yaitu Welcome to Belgium (organisasi wanita Internasional Kemlu Belgia) dan Femme D’Europe. (organisasi wanita internasional Komisi Eropa). Sebelum acara dimulai para tamu yang hadir dipersilahkan untuk melihat aneka barang dan kain tenun dan songket yang dipamerkan dan juga menikmati minuman khas Indonesia, seperti Jahe wangi, serbat dll.
Setelah acara sambutan dari Bapak Duta Besar Arif Havas Oegroseno, acara dilanjutkan dengan presentasi yang singkat tetapi padat informasi oleh Bapak Riaz Saehu mewakili Pensosbud yang menjelaskan sekilas mengenai Indonesia secara geografis dan posisinya di dunia serta peran dan posisi-posisi penting yang telah dipegang oleh perempuan Indonesia. Kemudian acara beranjak kepada acara utama yaitu peragaan busana dan kain tenun Indonesia untuk menunjukkan bahwa Indonesia kaya akan seni tekstil dan kain-kain tersebut tidak hanya dikenakan untuk acara tradisional tetapi saat ini  dikenakan dalam berbagai acara, seperti misalnya hanya gaun hitam panjang dipadukan dengan selendang sonket, gaya semi formal celana panjang dengan tenun.
Para model dalam peragaan kali ini tidak hanya terdiri dari Ibu-Ibu Pengurus DWP KBRI Brussel tetapi juga dari anggota masyarakat yang berdiam di Brussel dan sekitarnya. Peragaan busana kemudian dilanjutkan dengan peragaan pakaian hasil desain Anick dan ditutup dengan acara makan siang bersama dengan menu khas Indonesia. Para tamu yang hadir banyak yang mengungkapkan kekaguman mereka akan aneka tenun dan songket serta pakaian yang diperagakan, mereka juga tidak mengira acara akan meriah dan meninggalkan kesan yang mendalam. Semoga dengan diselenggarakannya acara ini bisa membantu untuk menginformasikan dan mempromosikan keaneka ragaman budaya Indonesia khususnya seni tekstil Indonesia di Brussels.


Tuesday, May 28, 2013

             DEMO MEMBUAT KUE ASIN DAN MANIS DENGAN PERALATAN MASAK DARI  “GUY DERMALE"

Pada tanggal 28 Mei 2013 telah diadakan Pertemuan Bulanan Anggota  DWP Brussel. Kesempatan ini di isi dengan acara Demo memasak kue asin dan manis dengan menggunakan peralatan dari “Guy Dermale” dimana Madame Sandrine  Staelens mendemonstrasikan cara membuat kue asin dan manis sebanyak 3 macam kue diantaranya adalah “ Udang Pesto” , Roti Ikan  dan Salade Nasi Eksotis “ serta “Tart buah-buahan Meringue “ .


  Acara dimulai tepat pukul 11.00 siang dan mendapat antusias yang besar dari para peserta pertemuan anggota DWP karena dengan menggunakan alat-alat tersebut memasak menjadi lebih mudah tanpa perlu mempergunakan minyak (menggoreng), cara penyajiannya yang menarik serta pembuatan kue dalam jangka waktu yang cukup singkat sekitar 15 sampai 20 menit.


 Acara yang paling ditunggu-tunggu adalah bagian pencicipan kue-kue tersebut yang telah jadi. Selain cara pembuatannya yang relatif singkat ternyata   rasanya pun sangat enak. Acara ditutup dengan pemberian kenang-kenangan oleh ketua DWP Brussel Ibu Sartika Oegroseno. Setelah itu acara dilanjutkan dengan makan siang bersama. 

Tuesday, March 26, 2013

DEMO MEMBUAT “AYAM KODOK “

Tanggal 26 Maret 2013 pada saat petemuan  bulanan anggota  telah diadakan “Demo Membuat Ayam Kodok “ yang dibawakan oleh Pamudji. Demo kali ini merupakan permintaan dari masyarakat terutama anggota DWP Brussel karena  anggota kita ingin mengetahui cara pembuatannya yang ternyata mempunyai tingkat kesulitan dalam pembuatannya karena melalui beberapa proses pembuatan dari menguliti ayam, mengisi bagian dalam ayam serta menjahitnya menjadi satu.  Setelah selesai “Ayam Kodok “ tersebut dimasukkan ke dalam oven hingga matang.

Sekilas “Ayam Kodok“ ini terlihat seperti ayam kalkun karena bentuknya yang agak besar. Setelah matang dan diberi saus serta dipotong berbentuk persegi panjang para peserta demo dipersilahkan mencicipi ayam kodok tersebut. Demo kali ini mendapat sambutan yang meriah dari para peserta arisan yang hadir karena ayam kodok ini mempunyai cita rasa yang berbeda. Setelah selesai demo Ayam Kodok ini acara dilanjutkan dengan makan siang bersama. 

Sunday, February 10, 2013

ASEAN BOWLING GATHERING


Pada hari Minggu tanggal 10 Februari 2013, beberapa pengurus DWP KBRI Brussel dan staff KBRI berpartisipasi pada ASEAN Bowling Gathering yang diadakan oleh KBRI Brussel. Acara berlangsung dengan meriah dan penuh keakraban. Melalui acara ini diharapkan silaturahmi di antara perwakilan negara-negara ASEAN dapat selalu terjalin erat.




Tuesday, February 5, 2013

WORKSHOP ANGKLUNG DAN GAMELAN DI TERVUREN


Pada tanggal 5 Februari 2013 yang lalu, telah diadakan Workshop Angklung dan Gamelan yang bertempat di Tervuren dengan mengundang siswa–siswi dari Sekolah British School Of Brussel ( BSB) yang berjumlah sebanyak 66 orang murid SD kelas 6. Acara dimulai pada Pukul 13.00  dan dengan menggunakan 2 buah bus besar  siswa-siswi BSB datang guna memenuhi Undangan dari DWP KBRI Brussel untuk  mengenal dan mempelajari alat musik tradisional yang berasal dari Indonesia.

Siswa- siswi yang berjumlah 66 orang ini dibagi menjadi dua kelompok yang akan memainkan Angklung dan Gamelan secara bergantian. Pada saat bermain Angklung di pandu langsung oleh Ketua DWP Brussel Ibu Sartika Oegroseno di dahului dengan Pengenalan mengenai Indonesia kemudian dilanjutkan dengan Permainan Angklung  dimana anak-anak diminta memainkan lagu – lagu yang telah mereka kenal seperti “Twinkle- Twinkle Little Star”  dan “London Bridges  Falling Down”. Setelah mereka memainkan lagu tersebut Ibu Sartika  Oegroseno meminta 1 orang guru dan beberapa orang murid untuk memimpin Angklung dengan menggunakan “ Metode Koda’ ly” yaitu isyarat   untuk melambangkan tinggi nada  dari Do rendah sampai Do Tinggi dengan memakai bentukan tangan dan Jari yang berasal dari Kanada. Beberapa dari peserta dapat memimpin dengan  menggunakan Metode tersebut.

Kemudian setelah itu berpindah ke alat musik Gamelan yang dipandu oleh Bapak Made Agus Wardana yang merupakan staf dari Pensosbud Brussel. Setelah acara gamelan untuk anak-anak selesai Pak Made meminta beberapa ibu-ibu Pengurus DWP yang hadir untuk memainkan lagu menggunakan Gamelan  untuk memperlihatkan bahwa bermain Gamelan itu mudah dan menyenangkan. Terlihat antusias dari wajah- wajah peserta yang turut serta dalam acara ini. Acara Workshop ini ditutup dengan menarikan  Tarian Kecak oleh seluruh siswa yang hadir dan para guru yang ada.  Pemberian kenang- kenangan kepada Sekolah BSB menutup rangkaian acara ini. 


Tuesday, December 18, 2012

INDONESIA – EUROPE UPDATE
18 Desember 2012


Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Dharma Wanita Persatuan ke-13 dan pertemuan bulanan-arisan. Selasa, 18 Desember 2012 bertempat di Aula KBRI, Avenue de Tervuren 294, Brussels. Diselenggarakan seminar bertema : Indonesia-Europe Update dengan pembicara Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Kerajaan Belgia, Keharyapatihan Luksemburg dan Uni Eropa Bapak Arif Havas Oegroseno.



Dalam seminar tersebut Bapak Duta Besar Arif Havas Oegroseno memaparkan gambaran secara umum mengenai kondisi Eropa saat ini dan bagaimana hubungannya dengan Indonesia kini dan masa mendatang. Peserta seminar terdiri dari beberapa staff KBRI, pengurus DWP, anggota DWP dan masyarakat umum. Acara berlangsung menarik dengan disertai banyaknya partisipasi berupa pertanyaan dari peserta seminar kepada Bapak Duta Besar. Diharapkan seluruh masyarakat Indonesia dapat mengerti situasi dan kondisi yang terupdate antara Indonesia dan Belgia saat ini.